Blogger for Safety Riding, so What We Can Do?
Pengalaman dalam keselamatan berkendaraan motor
Saya jadi teringat lagu, tapi siapa yah penyanyinya? yang begini “ Ku pernah punya mobil balap sendiri, asoy geboy ngebut di jalanan ibu kota, dipayungi lampu disekitar kita”. Kira-kira begiu bait lagunya. Kalau memang ada yang tahu, kasih tahu saya siapa penyanyinya, lirik sama lagunya juga tidak apa-apa, soalnya saya tidak punya. Hehehe.
Ada sebuah cerita, yang saya rasa ini lucu buat saya. Begini, pada suatu hari ada seseorang yang memakai kendaraan bermotor, kebetulan dia berada di jalan dengan dua arah, lalu dia memutar arah ke kanan dan langsung memacu kendaraanya ke arah semula. Keesokan harinya dia melintas di jalan yang sama, dan melakukan hal yang sama seperti kemarin , yaitu memutar arah. Namun sekarang apa yang terjadi? Ia malah dikejar oleh Polisi dan tertangkap. Kebetulan waktu itu masih siang dan terjadi pembicaraan.
Polisi : selamat siang pak!
Motor : siang, ada apa pak?
Polisi : Tolong tunjukan SIM dan STNK
Motor : menunjukan SIM dan STNK (sambil bingung, ada apa yah? Padahal perlengkapan motor komplit)
Polisi : Anda tahu kesalahan anda sekarang apa?
Motor : memang salah saya apa pak?
Polisi : anda telah memutar di jalan yang salah. Apa tidak melihat rambu dilarang memutar arah?
Motor : kemarin saya memutar di sini enggak apa-apa pak?
Polisi : baik, kalau begitu tilangnya saya tambah jadi dua kali.
Motor : wahh kacau, sudah jujur jadi double nih (sambil menggaruk kepala dan tidak gatal)
Motor : siang, ada apa pak?
Polisi : Tolong tunjukan SIM dan STNK
Motor : menunjukan SIM dan STNK (sambil bingung, ada apa yah? Padahal perlengkapan motor komplit)
Polisi : Anda tahu kesalahan anda sekarang apa?
Motor : memang salah saya apa pak?
Polisi : anda telah memutar di jalan yang salah. Apa tidak melihat rambu dilarang memutar arah?
Motor : kemarin saya memutar di sini enggak apa-apa pak?
Polisi : baik, kalau begitu tilangnya saya tambah jadi dua kali.
Motor : wahh kacau, sudah jujur jadi double nih (sambil menggaruk kepala dan tidak gatal)
Itu cerita pertama, sekarang Saya mau bercerita kalau saya juga pernah ada kejadian seputar di jalan raya. Suatu hari saya berkendaraan dengan sepeda motor, Saya pikir hari itu saya sedang santai pekerjaan. Maka melaju di jalan dengan kecepatan yang lambat, sekitar 10-20 km/jam. Apa yang terjadi? Lagi santai-santai ehhh mobil SUV ukuran besar datang dari arah berlawanan mau nabrak. Otomatis saya menghindar dan hampir saja terjadi kecelakaan lalu-lintas , tapi untunglah selamat.
Baik, sekarang saya mau tanya. Ada yang bisa diambil kesimpulan tidak dari bait lagu dan dua cerita itu, supaya sesuai dengan judul tulisan ini, yaitu “Blogger for Safety Riding”?. Ditunggu komentarnya saja untuk menjawab.
Gagasan saya dalam kampanye keselamatan berkendaraan untuk orang dewasa dan anak-anak
Sekarang kita coba cari tahu seperti apa safety riding itu, baik untuk kendaraan bermotor seperti mobil ataupun sepeda motor. Dengan alas an bahwa safety riding sama dengan Berhati-hati saat berkendaraan. Di sini akan saya bagi menjadi dua, yaitu untuk kendaraan mobil, baik mobil pribadi ataupun umum dan sepeda motor. Untuk pesawat terbang dan kapal laut saya tidak tahu.
Blogger for Safety Riding, so What We Can Do on Car?
Berhati-hati saat berkendaraan, berarti harus diperhatikan juga sebelum kita melakukan perjalanan. Karena sekarang di mobil, maka yang harus diperhatikan sebelum berkendara adalah:
- Sebelum berangkat, pastikan tekanan ban mobil kita apakah sudah sesuai.
- Pastikan air radiator dan battery terisi sesuai aturan pengisian (Battery kering tidak usah)..
- Yakinkan semua lampu berfungsi dengan baik, mulai dari lampu depan, belakang dan lampu indicator yang ada pada dashboard.
- Cek rem dan kopling pada mobil tuas manual (mobil matic tidak usah cek kopling)
- Sekali-kali jangan membuka/ mencoba airbag yang ada pada stir dan dashboard karena mobil akan rusak.
- Periksa apakah safety belt berfungsi dengan baik. Sekarang siap berkendara
Blogger for Safety Riding, so What We Can Do on Motorcycle?
Berhati-hati saat berkendaraan, berarti harus diperhatikan juga sebelum kita melakukan perjalanan. Karena sekarang di sepeda motor, maka yang harus diperhatikan sebelum berkendara adalah:
- Sebelum berangkat, pastikan tekanan ban motor kita apakah sudah sesuai.
- Pastikan air radiator (kalau motor ada radiatornya) dan battery terisi sesuai aturan pengisian (Battery kering tidak usah).
- Yakinkan semua lampu berfungsi dengan baik, mulai dari lampu depan, belakang dan lampu indicator yang ada pada dashboard.
- Cek rem dan kopling pada motor tuas manual (motor matic tidak usah cek kopling)
- Cek tekanan rantai (motor matic tidak usah)
- Jangan lupa pakai helm ( yang SNI tentunya)
Sebagai catatan, dari kedua jenis kendaraan tersebut, pastikan kita selalu melakukan perawatan berkala. Karena untuk urusan mesin, dari mulai pengapian, instalasi kelistrikan terkadang kita tidak tahu. Biarkan Montir yang menyelesaikan tugas ini, dani dealnya kita juga tahu dan bisa, supaya kita juga bisa irit dalam pembagian keuangan dan faham jenis safety riding yang harus kita lakukan, karena kita tahu penyakit kendaraan yang kita tunggangi dan penyelesaiannya.
Blogger for Safety Riding, Lets Go Mobile!!
- Sebelum kita melakukan perjalanan, perhatikan bahwa kondisi badan kita fit, sehat, segar bugar. Supaya nanti tidak masuk angin, disarankan makan secukupnya, jangan terlalu banyak sebab mengakibatkan ngantuk. kecelakaan lalu-lintas sering terjadi karena pengendara ngantuk.
- Periksa apakah keuangan juga mendukung untuk menemani perjalanan, heheheheh. Soalnya bahan bakar harus terisi, belum lagi untuk bayar tol, ban kempes atau hal lain. Benar tidak??
- Selain badan, kondisi kendaraan dan keuangan, maka cek juga surat-surat kendaraan kita. Mulai dari SIM, STNK, Kir, Sipa, izin bongkar muat (untuk mobil barang), apakah masih berlaku atau sudah terlewat masa berlakunya. Kena tilang, kita baru tahu rasa.
- Pastikan Sabuk pengaman terpasang dengan benar, terutama untuk sikecil yang ada di dalam kendaraan . Boleh ngebut, tapi Jangan ugal-ugalan
- Bawalah makanan dan minuman secukupnya, biar tidak repot. Apalagi pakai sepeda motor.
- Persiapkan alat komunikasi yang benar, jangan menelpon sambil berkendara, kecuali dengan alat tertentu dan kondisi mendukung.
- Pengendara sepeda motor, pastikan sarung tangan, sepatu dipakai. Kalau mungkin pakai protector semacam pembalap juga tidak apa-apa.
Karena Saya muslim, maka saya mulai berkendara dengan mengucap ” Bismillahirrohmaanirrohiim “. Berharap supaya selamat diperjalanan dan selamat sampai tujuan serta kembali lagi ke rumah kita.
Kegiatan yang harus dilakukan oleh blogger dan atau komunitas blogger dalam kampanye Safety Riding
Setiap kecelakaan lalu-lintas, tidak akan terjadi tanpa sebab. Sebagai mahluk hidup kita terkena hukum kausalitas verbal (hukum sebab akibat), dengan kata lain kita harus menyalahkan siapa kalau terjadi kecelakaan. Karena tentunya setiap pengendara tidak mau terjadi yang namanya celaka. Yah tidak bisa saling menyalahkan tentunya, meskipun pada kenyatannya yang besar di jalan raya (mobil) selalu kalah oleh yang kecil (motor) padahal motor yang salah. Benar tidak?. Atau kita harus menyalahkan pihak jalan, karena jalanan yang rusak? Atau mungkin juga menyalahkan pabrik yang membuat kendaraan terlalu banyak? Semua kita kembalikan kepada diri kita masing-masing, sejauh mana sadar berkendaraan telah diterapkan.
Untuk memulai mengetahui sadar berkendaraan di jalan raya, kita bisa cek seseorang dengan menanyakan apakah dia sudah memiliki SIM, sehingga sudah bisa melaju kendaraanya di jalan raya?
Alasan kenapa dengan SIM :
- Sebelum SIM diluncurkan, kita diajarkan memahami rambu-rambu lalu lintas. Mulai dari Traffic Light (lampu merah), garis pada jalan, serta berbagai ciri lain yang ada di pinggir jalan.
- Sebelum SIM diluncurkan, kita dicek kesehatan. Apakah layak untuk menjadi pemilik SIM
- Sebelum SIM diluncurkan, kita ditest apakah kita bisa berkendara
- Dan banyak hal lain yang berkait, agar kita bisa memiliki SIM
Dengan kata lain, seseorang yang telah memiliki SIM otomatis tahu apa yang harus ia lakukan di jalan raya ( tapi tidak tahu kalau mendapatkan SIM dengan cara nembak). Maka dari itu, belajarlah kita untuk bisa mengendarai, namun milikilah cara dan aturan, agar kita benar-benar layak menjadi pengendara.
“ Mari kita mulai safety riding dari sekarang, Bijaksanalah kita dengan kendaraan, agar tidak terjadi kecelakaan lalu-lintas. Jalanan aman perjalanan nyaman”
Sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat.
siap-siap keuangan kalo kena tilang..
ReplyDeletehehehehe,,,
gud luck buat kontesnya.. :D
@salsabil1412, pernahkena tilang juga yah? heheheh
ReplyDeleteterimakasih atas kunjungan, komentar dan dukungannya.
semangat ngeBLOG semangat safety riding
ReplyDeletewelah kok gak muncul komenku???
ReplyDeletewahhh lengkap banget postingannya.keren deh postingannya..
smeoga menang deh haha.. salam ngeblog.
@anum, Waduh pemilik blog PR3 mampir nih. Makasih Mas Anjar, ikut juga kan. Aminnn salam juga mas.
ReplyDelete@tjah"goblog", thanks sudah mampir
ReplyDeletewah....
ReplyDeleteklo sama polisi jangan adu argumen.. pokoknya salah terus kita nya..
Benar sekali itu, trims sudah mampir di sini.
ReplyDeleteSayangnya kebanyakan pengemudi SIM-nya nembak :D
ReplyDeleteYah itu mungkin menghindari Tilang. Kalo Suami Malas Nembak gak SIMnya??? heheheeh
ReplyDeletesafety riding memang penting.. biar kita man berkendara di jalan..
ReplyDeletesemoga menang ya...
ReplyDelete@ Mas Ana : Setuju Bangets
ReplyDelete@ Master Webs : Saya Kalah, heheheheh
trims sudah mampir.
@ Mas Anas : SETUJU
ReplyDelete@ Master Web : Saya kalah, heheheheh
Trims Sudah mampir yahhh.