HATI-HATI MEMBERI NAMA PADA ANAK

Kalau kasih nama anak, jangan sembarangan sebab nantinya bisa membuat masalah bagi sang anak! Nama-nama anak laki seperti disebut di bawah i... thumbnail 1 summary
Kalau kasih nama anak, jangan sembarangan sebab nantinya bisa membuat masalah bagi sang anak! Nama-nama anak laki seperti disebut di bawah ini sebaiknya dihindari: Dicky, Diman, Dipo, Didi, Dimas, Dicker, atau Dino, dll.
Sedangkan kalau punya anak perempuan, jangan diberi nama ataupun panggilan seperti : Ditta, Dian, atau Ditty, dll.

Mengapa?

Dari pengalaman di sebuah perusahaan kontraktor bangunan, orang-orang dengan nama seperti di atas mengalami nasib apes. Selain jabatannya seadanya, namanya pun ditambah-tambahi oleh divisi personalia sehingga menjadi tampak sesuai dengan jabatannya. Namun, nama baru dengan tambahan itu sungguh memalukan.

Simaklah?.

DAFTAR KARYAWAN PT DISSEL LIPIN

1. Sopir: Bpk. Dicky Bullin

2. Montir Lapangan: Bpk. Diman Fa?atin

3. Sekretaris: Ny. Dina Ikin

4. Kasir Kantor Pusat: Bpk. Dipo Rottin (waktu masih bayi orangtuanya memberi nama: Dipo Pokkin)

5. Cleaning Service I: Sdr. Dicker Jain

6. Cleaning Service II: Sdr. Dibo Ongin

7. Security: Sertu (Purn) Dipo Tongin

8. Waker Malam: Kopda (Purn) Didi Amin

9. Kasir Lapangan: Sdr. Dimas Sukin

10. Kurir Luar Kota: Sdr. Dicky Rimin

11. Penjaga Gudang: Bpk. Dicky Rain

12. Kepala Seksi Catering: Ny. Ditta Ngisin

13. Siswi Magang Bagian Catering: Nn. Ditty Durin

14. Asisten Catering: Nn. Ditta Nyain

15. Asisten Purchasing Lapangan: Nn.Ditta Bokin

16. Asisten Urusan Supply: Sdr. Dino Dain

17. Clerk Personalia Lapangan: Ny.Dian Cemin

18. Siswi Magang Bagian Admin: Nn.Dian Tarrin

19. Siswi Magang Bagian Akunting: Nn. Dian Nuin

INI HANYALAH HUMOR BELAKA...MOHON MAAF BILA ADA KESAMAAN NAMA

No comments

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya. Tinggalkan Komentar anda, secepat mungkin Saya Balas dan Berkunjung Ke Blog Sobat.

RosadBlogger adalah sebuah nama panggilan di dunia maya, untuk saya sendiri. Saya hanya orang biasa yang tak belajar atau sekolah sampai perguruan tinggi. Berangkat dari situ, meski kurang terpelajar, saya juga ingin tahu dan terus mencoba. atau Temukan kami di Google+